Inspiring Riau JOS!* Hamid Mukhlis, Fotografer yang sedang di foto dengan gaya maksimal
Hamid Mukhlis, Fotografer yang sedang di foto dengan gaya maksimal

Fotografi untuk kehidupan yang lebih baik, demikian ungkap Hamid muklis, seorang fotografer handal yang memulai karir sebagai tukang foto copy materi kuliah di kampus UGM.


RiauJOS.com, Inspirasi - Minggu ini, Riau Jos akan mengupas habis profil inspiring di bulan November 2014. Inspirator edisi Pertama ini, menghadirkan sosok fotografer handal yang sudah malang melintang di dunia perfotoan, dan sepak terjangnya sudah di akui oleh kalangan penikmat foto selfi di media sosial.

Siapa yang tak kenal fotografer ini, fotonya sudah bertebaran di mana-mana, dan mungkin anda salah seorang yang pernah menikmati hasil jepretan kameranya, tapi tak tau siapa fotografernya.

Jika anda secara tak sengaja browsing gambar kejadian yang luar biasa mencegangkan, seperti demo BBM, demo buruh minta kenaikan UMR ataupun peristiwa terbaru pergolakan politik, pastilah menemukan gambar-gambar terkait, dan tidak menutup kemungkinan foto itu adalah hasil jepretan sang fotografer ini.

Hamid Mukhlis, pemuda yang memiliki beragam hobi mendaki gunung, travelling di tempat-tempat tidak umum, semisal di daerah terpencil dan jarang dikunjungi oleh peminat fotografi, dialah orang pertama yang akan mengeksplorasi tempat tidak umum menjadi foto yang sangat menarik dan menggugah orang yang melihatnya untuk menyelami lebih dalam kejadian yang di abadikan melalui foto.

Pemuda 32 tahun ini, berasal dari Pringsewu, Lampung dan lebih sering berada di Jogja bersama kumpulan fotografer di komunitas yang dibentuknya beberapa tahun yang lalu. Komunitas inilah yang membuatnya terus berkemajuan dalam mengembangkan ilmu fotografi. KOTIN (Komunitas Tukang Intip) yang sudah mempunyai ribuan member, telah menjadikan Hamid seorang fotografer profesional. Disamping menjadi Ketua KOTIN, Hamid mempunyai pekerjaan yang bernilai jutaan dari hasil jepretan kamera dan kemampuannya merasai angel pada setiap kejadian.

Kesuksesan Hamid menjadi seorang fotografer dengan bayaran tinggi, tidak diperoleh dengan hanya membalikkan telapak tangan. Ada peristiwa yang harus dilalui untuk merintisnya, dan ikhtiar teknis maupun ikhtiar spiritual tidak ditinggalkannya. Semenjak kuliah di S2 Psikologi UGM, Hamid harus banting tulang siang malam, menjadi agen foto copy materi kuliah teman-teman di kampusnya. Siapapun yang membutuhkan materi kuliah, dialah biangnya untuk menuntaskan kebutuhan akan foto copy materi kuliah dari dosennya yang membebaskan mahasiswanya untuk mencari cara meringkas rangkaian mata kuliah dengan baik dan utuh. Semua ini dilakukannya untuk membeli segala kebutuhan akan fotografi. Aksesori fotografi yang dia punyai adalah hasil dari kerja melipatgandakan foto copy materi kuliah.

Hamid mempunyai moto dalam menjalani karirnya di bidang fotografi, "Fotografi untuk kehidupan yang lebih baik" . Dia mengungkapkan, fotografi adalah sebuah metoda untuk melakukan afirmasi kejadian yang kita inginkan. Siapapun yang ingin menemukan dan mengunjungi tempat indah di dunia, wajib hukumnya untuk membiasakan diri mengabadikan tempat-tempat indah melalui foto.

Untuk menikmati hasil jepretannya, anda dapat melihat koleksi foto di akun Facebooknya di sini, dan dia sangat humanis untuk di ajak berkomunikasi tentang apapun, apalagi jika sudah mengulas trik dan tips fotografi, anda akan puas dengan kajian dan pembahasan lengkapnya. Hebatnya lagi, dia mau memberikan ilmunya secara gratis dan kontinyu. Silahkan menghubunginya, dan semoga dapat mendapatkan informasi lengkap mengenai sepak terjangnya di bidang fotografi.

Rayakan Kehidupan dengan Fotografi

Inspiring Riau JOS!* Hamid Mukhlis, Fotografer yang sedang di foto dengan gaya maksimal
Hamid Mukhlis, Fotografer yang sedang di foto dengan gaya maksimal

Fotografi untuk kehidupan yang lebih baik, demikian ungkap Hamid muklis, seorang fotografer handal yang memulai karir sebagai tukang foto copy materi kuliah di kampus UGM.


RiauJOS.com, Inspirasi - Minggu ini, Riau Jos akan mengupas habis profil inspiring di bulan November 2014. Inspirator edisi Pertama ini, menghadirkan sosok fotografer handal yang sudah malang melintang di dunia perfotoan, dan sepak terjangnya sudah di akui oleh kalangan penikmat foto selfi di media sosial.

Siapa yang tak kenal fotografer ini, fotonya sudah bertebaran di mana-mana, dan mungkin anda salah seorang yang pernah menikmati hasil jepretan kameranya, tapi tak tau siapa fotografernya.

Jika anda secara tak sengaja browsing gambar kejadian yang luar biasa mencegangkan, seperti demo BBM, demo buruh minta kenaikan UMR ataupun peristiwa terbaru pergolakan politik, pastilah menemukan gambar-gambar terkait, dan tidak menutup kemungkinan foto itu adalah hasil jepretan sang fotografer ini.

Hamid Mukhlis, pemuda yang memiliki beragam hobi mendaki gunung, travelling di tempat-tempat tidak umum, semisal di daerah terpencil dan jarang dikunjungi oleh peminat fotografi, dialah orang pertama yang akan mengeksplorasi tempat tidak umum menjadi foto yang sangat menarik dan menggugah orang yang melihatnya untuk menyelami lebih dalam kejadian yang di abadikan melalui foto.

Pemuda 32 tahun ini, berasal dari Pringsewu, Lampung dan lebih sering berada di Jogja bersama kumpulan fotografer di komunitas yang dibentuknya beberapa tahun yang lalu. Komunitas inilah yang membuatnya terus berkemajuan dalam mengembangkan ilmu fotografi. KOTIN (Komunitas Tukang Intip) yang sudah mempunyai ribuan member, telah menjadikan Hamid seorang fotografer profesional. Disamping menjadi Ketua KOTIN, Hamid mempunyai pekerjaan yang bernilai jutaan dari hasil jepretan kamera dan kemampuannya merasai angel pada setiap kejadian.

Kesuksesan Hamid menjadi seorang fotografer dengan bayaran tinggi, tidak diperoleh dengan hanya membalikkan telapak tangan. Ada peristiwa yang harus dilalui untuk merintisnya, dan ikhtiar teknis maupun ikhtiar spiritual tidak ditinggalkannya. Semenjak kuliah di S2 Psikologi UGM, Hamid harus banting tulang siang malam, menjadi agen foto copy materi kuliah teman-teman di kampusnya. Siapapun yang membutuhkan materi kuliah, dialah biangnya untuk menuntaskan kebutuhan akan foto copy materi kuliah dari dosennya yang membebaskan mahasiswanya untuk mencari cara meringkas rangkaian mata kuliah dengan baik dan utuh. Semua ini dilakukannya untuk membeli segala kebutuhan akan fotografi. Aksesori fotografi yang dia punyai adalah hasil dari kerja melipatgandakan foto copy materi kuliah.

Hamid mempunyai moto dalam menjalani karirnya di bidang fotografi, "Fotografi untuk kehidupan yang lebih baik" . Dia mengungkapkan, fotografi adalah sebuah metoda untuk melakukan afirmasi kejadian yang kita inginkan. Siapapun yang ingin menemukan dan mengunjungi tempat indah di dunia, wajib hukumnya untuk membiasakan diri mengabadikan tempat-tempat indah melalui foto.

Untuk menikmati hasil jepretannya, anda dapat melihat koleksi foto di akun Facebooknya di sini, dan dia sangat humanis untuk di ajak berkomunikasi tentang apapun, apalagi jika sudah mengulas trik dan tips fotografi, anda akan puas dengan kajian dan pembahasan lengkapnya. Hebatnya lagi, dia mau memberikan ilmunya secara gratis dan kontinyu. Silahkan menghubunginya, dan semoga dapat mendapatkan informasi lengkap mengenai sepak terjangnya di bidang fotografi.