Social Items

Dua Pemuda Lumpuhkan Puluhan Perompak Tanpa Perlawanan

RiauJOS.com, Bengkalis - Dua Pemuda asal Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hilir, Albar (26) dan Maiza (28) telah berhasil melumpuhkan para perompak di kepulauan Bengkalis, Kamis, 20 Oktober 2014. Kisah ini berhasil dihimpun oleh reporter Riau JOS yang mewawancarai via chat akun Facebook milik Albar.

Perompak yang diperkirakan berjumlah 80 dihadang ditengah sungai Pakning telah dilumpuhkan tanpa ampun oleh kedua pemuda perkasa ini. Albar yang seorang pemancing sejati mengetahui persis strategi para perompak dengan berbagai trik modus operandinya. Ketua perompak, berhasil ditangkap tanpa perlawanan karena Albar mampu melumpuhkannya hanya dengan trik mancing sederhana.

"Ketua perompak dulunya kawan saya mancing, karena sudah lama tak berjumpa dan ilmu kepemancingan dari ketua perompak sudah luntur, sekarang dia mau bergabung di komunitas pemancing yang saya ketuai" terang Albar.

Para perompak tak berkutik, setelah diberi trik unik cara mancing yang baik dan benar. Setelah diberi pengarahan dan bimbingan oleh Albar sang Pemancing handal, sekarang para perompak kembali lagi menekuni pekerjaan sebagai pemancing profesional. Selain itu, mereka juga diberi bekal ilmu administrasi oleh Maiza yang seorang pakar administrasi di semua bidang agar para mantan perompak dapat menjadi orang yang tertib administrasi sehingga kesejahteraan mereka dapat terwujud.

Di tempat lain, Polisi patroli sungai yang sedianya telah berjaga dengan senjata lengkap telah mengurungkan niatnya untuk menembaki para perompak dan mengucapkan terima kasih atas jasa dua pemuda ini, dan mendapatkan bonus menyeberang sungai Pakning gratis yang dibiayai oleh negara melalui APBN.

Dua Pemuda Lumpuhkan Puluhan Perompak Tanpa Perlawanan

Dua Pemuda Lumpuhkan Puluhan Perompak Tanpa Perlawanan

RiauJOS.com, Bengkalis - Dua Pemuda asal Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hilir, Albar (26) dan Maiza (28) telah berhasil melumpuhkan para perompak di kepulauan Bengkalis, Kamis, 20 Oktober 2014. Kisah ini berhasil dihimpun oleh reporter Riau JOS yang mewawancarai via chat akun Facebook milik Albar.

Perompak yang diperkirakan berjumlah 80 dihadang ditengah sungai Pakning telah dilumpuhkan tanpa ampun oleh kedua pemuda perkasa ini. Albar yang seorang pemancing sejati mengetahui persis strategi para perompak dengan berbagai trik modus operandinya. Ketua perompak, berhasil ditangkap tanpa perlawanan karena Albar mampu melumpuhkannya hanya dengan trik mancing sederhana.

"Ketua perompak dulunya kawan saya mancing, karena sudah lama tak berjumpa dan ilmu kepemancingan dari ketua perompak sudah luntur, sekarang dia mau bergabung di komunitas pemancing yang saya ketuai" terang Albar.

Para perompak tak berkutik, setelah diberi trik unik cara mancing yang baik dan benar. Setelah diberi pengarahan dan bimbingan oleh Albar sang Pemancing handal, sekarang para perompak kembali lagi menekuni pekerjaan sebagai pemancing profesional. Selain itu, mereka juga diberi bekal ilmu administrasi oleh Maiza yang seorang pakar administrasi di semua bidang agar para mantan perompak dapat menjadi orang yang tertib administrasi sehingga kesejahteraan mereka dapat terwujud.

Di tempat lain, Polisi patroli sungai yang sedianya telah berjaga dengan senjata lengkap telah mengurungkan niatnya untuk menembaki para perompak dan mengucapkan terima kasih atas jasa dua pemuda ini, dan mendapatkan bonus menyeberang sungai Pakning gratis yang dibiayai oleh negara melalui APBN.