RiauJOS!, Pekanbaru - Pelantikan Gubernur Riau periode 2014-2019, Rabu (19/02/2014) tak dihadiri tiga raksasa media di Provinsi Riau, yaitu Riau JOS, Riau BOS dan RiauGus. Para pembesar media di Provinsi Riau tersebut, tidak begitu tertarik dengan acara pelantikan yang sifatnya seremonial belaka, dan menghabiskan banyak anggaran.


Saat ini, ketiga pimpinan puncak media terbesar di Provinsi Riau sedang sibuk menyoroti kegiatan Bawaslu Provinsi Riau yang sedang melangsungkan Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2014 di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, yang direncanakan akan berakhir besok, Kamis (20/02/2014).

Disela-sela kesibukan meliput Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Riau dan dihadiri seluruh jajaran Panwaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Presiden Komisariat tiga raksasa media, HendroJOS!, sempat membuat pernyataan menggelitik dan sangat menyetak ratusan awak media di Provinsi Riau yang selalu membuntutinya kemanapun dia berada, “Apalah artinya, pelantikan mewah, dan termahal, jika sekedar menyenangkan diri sendiri saja, lebih urgen kita soroti berlangsungnya Pengawasan yang dilakukan Bawaslu Provinsi Riau dan jajaran Pengawas Pemilu dibawahnya, agar Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD mendatang dapat memberikan manfaat yang besar bagi rakyat Indonesia”, ungkapnya dengan nada tinggi dan meledak-ledak emosi menguras bak mandi. “kita harus bantu Bawaslu, kita gerakkan seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi mengawasi Pemilu Tahun 2014 yang sudah tinggal hitungan hari”, tambahnya dengan muka kesal dan sedikit menantang gairah kelaki-lakian bagi yang mendengarkan semangatnya membangun Indonesia yang kita cintai ini.

Presiden Komisariat tiga raksasa media, kecewa dengan budaya birokrat di Provinsi Riau, yang senang sekali bermewah-mewah dengan kegiatan seremoni yang banyak menghabiskan anggaran. Dengan muka masam dan geram, Presiden Komisariat membanting pintu hotel, dan meninggalkan para awak media yang mengerubunginya, “Gubrak..!!” suara pintu hotel di lantai dasar dibantingnya. “Saya pergi shalat isya dulu, jangan kecewakan saya ya.. para awak media, liput berita yang membahagiakan saja, untuk kebahagiaan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat, ingat pesan saya” pungkasnya.

Tiga Raksasa Media Tak Hadiri Pelantikan Gubri

RiauJOS!, Pekanbaru - Pelantikan Gubernur Riau periode 2014-2019, Rabu (19/02/2014) tak dihadiri tiga raksasa media di Provinsi Riau, yaitu Riau JOS, Riau BOS dan RiauGus. Para pembesar media di Provinsi Riau tersebut, tidak begitu tertarik dengan acara pelantikan yang sifatnya seremonial belaka, dan menghabiskan banyak anggaran.


Saat ini, ketiga pimpinan puncak media terbesar di Provinsi Riau sedang sibuk menyoroti kegiatan Bawaslu Provinsi Riau yang sedang melangsungkan Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu Tahun 2014 di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, yang direncanakan akan berakhir besok, Kamis (20/02/2014).

Disela-sela kesibukan meliput Rapat Koordinasi yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Riau dan dihadiri seluruh jajaran Panwaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau, Presiden Komisariat tiga raksasa media, HendroJOS!, sempat membuat pernyataan menggelitik dan sangat menyetak ratusan awak media di Provinsi Riau yang selalu membuntutinya kemanapun dia berada, “Apalah artinya, pelantikan mewah, dan termahal, jika sekedar menyenangkan diri sendiri saja, lebih urgen kita soroti berlangsungnya Pengawasan yang dilakukan Bawaslu Provinsi Riau dan jajaran Pengawas Pemilu dibawahnya, agar Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD mendatang dapat memberikan manfaat yang besar bagi rakyat Indonesia”, ungkapnya dengan nada tinggi dan meledak-ledak emosi menguras bak mandi. “kita harus bantu Bawaslu, kita gerakkan seluruh masyarakat agar turut berpartisipasi mengawasi Pemilu Tahun 2014 yang sudah tinggal hitungan hari”, tambahnya dengan muka kesal dan sedikit menantang gairah kelaki-lakian bagi yang mendengarkan semangatnya membangun Indonesia yang kita cintai ini.

Presiden Komisariat tiga raksasa media, kecewa dengan budaya birokrat di Provinsi Riau, yang senang sekali bermewah-mewah dengan kegiatan seremoni yang banyak menghabiskan anggaran. Dengan muka masam dan geram, Presiden Komisariat membanting pintu hotel, dan meninggalkan para awak media yang mengerubunginya, “Gubrak..!!” suara pintu hotel di lantai dasar dibantingnya. “Saya pergi shalat isya dulu, jangan kecewakan saya ya.. para awak media, liput berita yang membahagiakan saja, untuk kebahagiaan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat, ingat pesan saya” pungkasnya.